Showing posts with label sajak. Show all posts
Showing posts with label sajak. Show all posts

Tuesday, 16 July 2024

Alone without you

I am alone

Tied by the past

The fragrance of the flowers

The brightness of the sun

The breeze of the wind

The laughter of the people

No matter how beautiful the world is

Still

I am alone


Yaya Hanani

10 Muharram 1446H



Thursday, 30 May 2024

The angry me!

When I'm angry
Don't stay near me
Stay far away and leave me 
As I need time and space to reflect

When I'm angry
Don't say a word
As I will hate everything you say
It feels like you are throwing more woods into the fire pit

When I'm angry
Don't trigger me
Don't make me say things that you don't want to hear
Don't make me say things that I'll regret later

Don't you ever
When I'm angry

Yaya Hanani
31 Jan 2024



Saturday, 23 July 2016

Story of a mirror and a girl..




Even if you put a smile on your face..
But still,  your  sorrow shows..
Deep in your eyes..

Your eyes never lie
Its like a door to your heart..

Friday, 20 November 2015

Annyeong Nae Sarang...



Tiap kata yang terluah
Tiap pandangan mata
Tiap nafas yang ku hela
Tiap gerak langkah
Dihatiku ada kamu
Kamu

Aku masih merindu
Meski saat menatap wajahmu
Indah duniaku
Dihiasi kamu
Aku  cinta kamu
Aku perlu kamu
Hanya kamu

Tetapi kamu pergi..
Pergi yang takkan kembali
Hatiku lumpuh
Masa terhenti
Sampai kini
Tiada pengganti
Aku sepi
Sepi sekali...

Annyeong Nae Sarang..

~Cik Yaya~


Sunday, 4 October 2015

Empangan hati..

Sudah lama
Sudah terlalu lama
Umpama kaku dalam hutan sunyi
Terperangkap dalam empangan hati
Perjalanan yang panjang
Melelahkan
Menghauskan
Namun kaki tetap melangkah

Tiba di persimpangan itu
Ku temui dia
Dia yang sudi menjadi peneman
Berpimpin tangan

Dia umpama taufan
Meretakkan empangan hatiku
Melimpahkan air keresahan
Kesunyian
Kerinduan

Hari ini
Sungai mengalir jernih
Dihiasi bebatu kecil nan indah
Dihiasi ikan-ikan bewarna pelangi
Mengharap sampai ke muara abadi

~Yaya~

Saturday, 26 September 2015

Saat terindah..

Saat terindah..
Ketika kita bertembung..
Lewat susur itu...
Kau lurus didepanku..
Menderu darah menyerbu pipi..
Aku tunduk sembunyikan diri..

Saat terindah..
Kau berjalan dihadapanku..
Kau berpaling langkah perlahan..
Kita seiring..
Kau berbasa basi..
Bikin nafasku bertempiaran lari..
Aku lemas sendiri..

Saat terindah..
Di seberang jalan kau berdiri..
Kaki melangkah menghampiri..
Tangan menggapai..
Hati tahu akan merindu..
Mulut bicara akal keliru..
Lantas kita ketawa lucu..

Tetapi..
Apakah yang indah itu..
Hanya pada aku?


~Yaya~

Tuesday, 22 September 2015

Kata..

Kerana kata itu..
Aku luka..
Kerana kata itu..
Aku hiba..

Kerana kata itu..
Pedang yang menusuk hati..
Mencantas budi..
Memenggal kasih simpati..

Kerana kata itu..
Pedih menjalar hati..
Kerana kata itu..
Hina rasa diri..

Kerana kata itu..
Maaf tidak dapat kuberi..
Usai santun menghilang diri..
Aku terlanjur membenci!!


~Yaya~


Saturday, 29 August 2015

Saranghae..

Bila bertemu, senyuman terukir di bibirku..
Bila bertemu, jantungku berdegup laju..
Bila bertemu, mataku umpama terpaku..
Bila bertemu, merah.. aku malu!!

Bila menjauh, aku jadi tidak menentu..
Bila menjauh, aku mencari wajah nan satu..
Bila menjauh, ingin sekali aku bertemu..
Bila menjauh, hatiku rindu!!

Kau telah meghidupkan hati,
Yang sangkaku telah mati!!

~Yaya~


Monday, 2 February 2015

Menambat Rakit

Sesudah demikian lama dicintai,
sukarlah dilupakan.
Inti pengalaman, kepedihan;
akar kerinduan keresahan…
Memang begitu banyak
diperlukan kekuatan,
kepangkalan batin, rakit ditambatkan
bara kenangan dikuatkan
Akhirnya, tak terduga, kekuatan membuak sendiri,
dan disedari, semua takkan sampai, ke dasar inti.
Tiada lagilah bezanya,
sama ada hilangnya kemudian
atau tenggelamnya sekarang.
Tiada juga bezanya ,
jika ia langsung tak datang
atau tiba-tiba terkorban
Kepiluan yang berlanjut akhirnya,
ditenterami keyakinan,
betapa dielak puntakdir
tetap terbuka pintunya
bertanya: manusia, engkau ini sebenar-benarnya siapa..

~A. Samad Said (1985 )